Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

contoh perubahan sosial dengan sistem terbuka dalam lapisan masyarakat

1.Sistem Terbuka dalam Lapisan Masyarakat (Open StratificatioOn)

  • contoh sistem terbuka dalam lapisan masyarakat
A. Heterogenitas Masyarakat

Heterogenitas masyarakat menunjukkan perbedaan latar belakang
seperti kebudayaan, ras, bahasa, suku bangsa, ideologi, agama, dan status
sosial dalam masyarakat. Masyarakat heterogen pada umumnya tinggal di
perkotaan atau daerah yang dekat dengan pusat bisnis, pemerintahan, dan
pendidikan. Masyarakat heterogen cenderung berasal dari berbagai daerah
dengan kebudayaan berbeda-beda. Dalam masyarakat tersebut terjadi tukar-
menukar kebudayaan sehingga perubahan sosial lebih mudah terjadi (Setiadi;
2011:654).
Masyarakat dengan tingkat heterogenitas tinggi cenderung menganut
sistem lapisan terbuka atau stratifikasi sosial terbuka. Artinya, setiap individu
atau kelompok memiliki peluang yang sama menduduki lapisan masyarakat


TOLERANSI DI TENGAH HETEROGENITAS DAN MASYARAKAT MULTIKULTURAL ...
Nanang Martono (2014: 20) berpendapat bahwa open stratification atau
SIstem stratifikasi terbuka memungkinkan adanya gerak sOSial vertIkal atau
norizontal yang lebih luas kepada anggota masyarakat. Gerak sosial tersebut
nenunjukkan terjadinya mobilitas sosial dalam masyarakat. Menurut Kamus
dOstolog1, mobilitas sosial adalah perubahan kedudukan atau status individu
ataupun kelompok, baik secara vertikal maupun horizontal.
Mobilitas sosial juga mencakup struktur sosial yang berKaitan dengan
nubungan antarindividu dalam kelompok dan hubungan antara indiVidu dan
kelompoknya. Setiap gerak cenderung menimbulkan perubahan fungsi dan
perubahan posisi (Haryanta; 2012: 152). Lapisan masyarakat yang terbuka
atau sistem stratifikasi terbuka memberi peluang bagi individu atau kelompok
lain menduduki lapisan yang diinginkan. Ketika individu atau kelompok
mampu mencapai lapisan sosial yang diinginkan, 1a telah melakukan gerakan
perubahan.
Suatu perubahan dapat dikategorikan sebagai perubahan sosial apabila
perubahan tersebut dapat memengaruhi proses sosial yang terjadi dalam
kehidupan manusia. Sebagai contoh, kehidupan masyarakat di perkotaan
yang cenderung memiliki sistem pelapisan masyarakat terbuka. Kehidupan
masyarakat kota cenderung lebih kompleks dan cenderung memiliki pola
pemikiran lebih maju. Kemajuan pola pikir akan mendorong mereka
melakukan perubahan sosial agar dapat memperoleh kehidupan yang lebih





B. Ketidakpuasan Masyarakat terhadap Bidang-Bidang Kehidupan
Tertentu

Syamsuar Apresiasi Heterogenitas Masyarakat Minas
Perkembangan teknologi tidak lepas dari campur tangan manusia.
Perkembangan tersebut dibutuhkan agar dapat memenuhi ketidakpuasan
masyarakat untuk sesuatu yang baru. Coba perhatikan gambar berikut!
Jika Anda amati, teknologi telepon seluler selalu berkembang setiap
waktu. Apa saja fasilitas yang tersedia pada telepon seluler saat ini? Cobalah
Anda menyebutkannya. Perkembangan teknologi mendorong muncul
ketidakpuasan manusia terhadap berbagai alat seperti aplikasi dalam telepon
seluler. Akibatnya, produsen berusaha melengkapi aplikasi dalam telepon
seluler. Dari contoh ini, apa yang dapat Anda simpulkan?
Manusia pada dasarnya memiliki keinginan tidak terbatas guna
menciptakan kehidupan yang lebih baik. Mereka akan cenderung
mengembangkan dan menciptakan hal-hal baru untuk mencapai titik
kepuasan yang diinginkannya (Setiadi; 2011:654-656). Apabila kepuasan
tersebut telah dicapai, manusia akan kembali merasa tidak puas terhadap hal
baru tersebut. Dari sifat manusia inilah tercipta perubahan yang mendorong
kemajuan.




C. Keinginan Manusia untuk Memperbaiki Kualitas Hidup
Binanalar : Opini - Memastikan Heterogenitas Masyarakat Indonesia

  •  sistem terbuka lapisan masyarakat
Secara umum kualitas hidup penduduk Indonesia didasarkan pada faktor
pendapatan, kesehatan, dan pendidikan. Adanya faktor-faktor tersebut
menyebabkan kehidupan manusia lebih dinamis karena manusia akan
senantiasa terdorong berusaha memperbaiki kualitas kehidupannya. Nanang
Martono (2014: 19) menyatakan bahwa usaha merupakan keharusan bagi
manusia dalam upaya memenuhi kebutuhannya yang tidak terbatas dengan
menggunakan sumber daya terbatas.

Post a Comment

0 Comments