A. Dampak Globalisasi bagi Kehidupan Masyarakat
Coba amati lingkungan sekitar Anda dan temukan dampak globalisasi bagi
kehidupan masyarakat. Selanjutnya, Anda dapat mengerjakan tugas individu
berikut untuk memperoleh gambaran dampak globalisasi bagi kehidupan
masyarakat di lingkungan sekitar.
1. Bidang Ekonomi
Pengaruh globalisasi berkaitan dengan sistem kapitalisme, Kapitalisme
adalah sebuah sistem ekonomi yang ditandai dengan kepemilikan swasta
arana produksi, dan keuntungan pribadi dapat diturunkan melalui kompetisi
pasar, tanpa campur tangan pemerintah (Kendall; 2013: 418). Globalisasi
melibatkan pasar kapitalis dan seperangkat relasi sosial serta aliran
komoditas, kapital, teknologi, ide-ide, bentuk-bentuk kultur, dan penduduk
yang melewati batas-batas nasional via jaringan masyarakat global (Ritzer;
2008: 590).
Menurut Douglas Kellner (Ritzer; 2008: 590), sistem kapitalis yang
berkembang di berbagai dunia juga ditandai munculnya produk revolusi
teknologi. Berbagai hasil industri dan teknologi terkini menjadi faktor
penyebab globalisasi semakin berkembang di berbagai belahan dunia,
Douglas Kellner kemudian memfokuskan diri pada pemikirannya
mengenai internet. Melalui internet segala bentuk promosi produk kapitalis
dapat dipasarkan atau diakses oleh masyarakat. Pemikiran tersebut dapat
dilihat melalui maraknya fenomena bisnis online dalam masyarakat. Melalui
sosial media dan website yang menyediakan jasa tok0 online, masyarakat
dapat menampilkan gambar, keterangan barang, cara pemesanan, dan
contact person dalam memasarkan barang.
Pembeli hanya perlu mencari barang sesuai kebutuhan melalui kolom pencarian. Selanjutnya, proses
transaksi tidak selalu dilakukan melalui kontak langsung. Pembeli dapat
mentransfer uang sesuai nominal yang disepakati, kemudian penjual
mengirim barang yang dipesan kepada pembeli. Fenomena tersebut
mencerminkan kegiatan ekonomi yang dilakukan tanpa bertatap langsung
dan dilaksanakan secara lintas daerah, bahkan lintas negara.
Selain dimanfaatkan kaum kapitalis sebagai media memasarkan produk,
internet dimanfaatkan sebagai media persaingan pasar. Akan tetapi, menurut
Douglas Kellner, internet sebenarnya berpotensi menggerakkan orang-
orang yang menentang kapitalisme. Sebagai contoh, masyarakat dapat
menyuarakan penolakan terhadap produk kapitalis tertentu melalui
facebook, twitter, ataupun komentar mengenai wacana tertentu.
Secara umum globalisasi dalam bidang ekonomi memiliki dampak positif
dan dampak negatif seperti tampak pada tabel berikut.
2. Bidang Sosial Budaya
Setiap daerah memiliki budaya berbeda. Coba ceritakan budaya yang
berkembang di daerah Anda! Menurut Diana Kendall dalam buku Sociology
in Our Times, budaya merupakan pengetahuan, bahasa, nilai-nilai, kebiasaan,
dan benda-benda yang diwariskan dari orang kepada orang dan dari satu
generasi ke generasi berikutnya dalam kelompok manusia atau masyarakat
(2013: 40).
Budaya tidak bersifat statis. Artinya, budaya terus mengalami perubahan
dan keragaman. Globalisasi mendorong perubahan tersebut karena interaksi
antarbudaya meningkat. Adapun bentuk interaksi tersebut di antaranya difusi,
discovery, dan invention. Difusi berarti pertukaran budaya satu terhadap budaya
lainnya. Discovery merupakan proses belajar tentang sesuatu yang sebelum-
nya tidak diketahui atau tidak dikenal. Sementara itu, invention berarti proses
penyusunan kembali item budaya yang ada menjadi bentuk baru.
Dampak globalisasi dalam bidang sosial budaya dapat dilihat melalui
sudut pandang Anthony Giddens dalam Teori Sosiologi Modern. Globalisasi
memiliki dampak cukup besar terhadap kedekatan dan aspek lain dari
kehidupan sehari-hari masyarakat. Anthony Giddens mengakui bahwa
globalisasi dapat melemahkan budaya lokal, tetapi globalisasi juga mem-
bangkitkan kembali suatu kebudayaan sehingga lebih dikenal masyarakat
(Ritzer; 2008: 591).
Globalisasi mempermudah hubungan antarbangsa. Akan tetapl,
globalisasi juga mendorong sistem dan permasalahan baru bagi masyarakat
di berbagai negara. Permasalahan utama yang terjadi di tingkat global dewasa
ini adalah munculnya masyarakat kosmopolitan global, yaitu masyarakat
yang bergabung dalam satu komunitas. Artinya, masyarakat dari berbaga
daerah/wilayah dapat menerima perbedaan dan memiliki kesamaan
pandangan hidup. Kebudayaan dan nilai-nilai asli suatu bangsa mendapa
pengaruh dari luar sehingga tercipta kebudayaan tunggal dalam macuara.
3. Bidang Politik
Globalisasi mendorong hubungan kerja sama antarnegara semakin
meningkat, baik dalam bidang sosial budaya, ekonomi, maupun pendidikan.
Bahkan, beberapa negara telah bergabung dan membentuk organisasi yang
secara khusus dibentuk untuk menghadapi pengaruh globalisasi. Misalnya,
kerja sama Masyarakat Ekonomi ASEAN sengaja dibentuk untuk
mempercepat pertumbuhan perekonomian negara-negara di Asia Tenggara.
Dengan demikian, kesadaran masyarakat dalam menghadapi pengaruh
globalisasi semakin meningkat.
Di sisi lain, masuknya investor asing dan perusahaan asing memengaruhi
iklim politik di Indonesia. Dominasi hubungan ekonomi negara asing dan
perusahaan besar yang masuk di Indonesia memengaruhi kekuatan pemerintah.
Akibatnya, kebijakan negara sering kurang memperhatikan kepentingan
masyarakat umum, tetapi kepentingan bisnis.

0 Comments