Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

globalisasi sebagai tantangan dan kesempatan pendapat para ahli

1. Globalisasi: antara Tantangan dan Kesempatan

Globalisasi berasal dari kata globe, yaitu replika bumi yang tampak dari luar
angkasa. Menurut Haryanta dalam Kamus Sosiologi, globalisasi diartikan sebagai
keterkaitan dan ketergantungan antarbangsa dan antarmanusia di seluruh dunia
melalui perdagangan, investasi, dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga
batas-batas suatu negara menjadi sempit. Globalisasi adalah proses ketika
individu, antarkelompok, dan antarnegara saling berinteraksi, bergantung, terkait,
dan memengaruhi satu sama lain yang melintasi batas negara (Haryanta; 2012: 87
Lalu, bagaimana Anda memaknai fenomena globalisasi? Untuk mengetahui
jawabannya, Anda dapat menyimak pendapat beberapa ahli berikut.

4 Ciri-ciri Globalisasi yang Tanpa Disadari Mengubah Kehidupan ...

A. Martin Albrow dalam buku Globalization: Social Theory and Global Culture,
melihat globalisasi sebagai keseluruhan proses ketika penduduk dunia
tergabung dalam masyarakat dunia tunggal yang disebut masyarakat global
(Setiadi; 2011:691).



B. Menurut George Ritzer dalam buku Globalization A Basic Text,
globalization is a transplanetary process or set of processes involving
increasing liquidity and the growing multidirectional plows of people, objects,
places, and information as well as the structures they encouter and create
that the barriees to, or expedite, those flows" (2010: 2). George Rit

menggambarkan globalisasi sebagai proses transplanerdr
Serangkalan proses yang melibatkan peningkatan perpindanan orag
dan informasi di seluruh dunia (liquidity). Masyarakat dapat melewati Surukt
mempercepat aliran, atau bahkan menembus hambatan batasan wilayan.



C. Menurut Anthony Giddens dalam buku Runway World: Bagatd
Globalisasi Merombak Kehidupan Kita (2001), globalisasi tidak hanya
Derbicara aspek besar seperti liberalisasi, ekonomi, dan politik. GloDansas
Juga berbicara tentang fenomena yang terjadi dalam kehidupan sehari-nar.
SeDagal contoh, menguatnya ruang ekspresi pribadi dengan semak
1ntensitnya hubungan antarbudaya, norma sosial, kepentingan, dan ideologi
antarbangsa. Artinya, globalisasi menimbulkan berbagai konsekuensi
modernitas yang membawa masyarakat bertransformasi dari kehidupan
tradisional menuju kehidupan modern.

relasi sosial, dan aliran komoditas, kapital, teknologi, ide-ide, bentuk-bentuk
Kultur, penduduk yang melewati batas-batas nasional melalui jaringan
masyarakat global (Ritzer; 2008: 590).
Berdasarkan berbagai pendapat ahli di atas, dapat disimpulkan globalisasi
merupakan proses perubahan mendunia dan tidak mengenal batas wilayah.
Adapun ciri-ciri globalisasi menurut Ashad Kusuma Djaya dalam buku Teori
Modernitas dan Globalisasi (2012) sebagai berikut.

A. Meningkatnya interaksi yang melintasi batas-batas negara.

B. Terdapat persepsi diri yang bersifat transnasional di berbagai ranah seperti
media massa, konsumsi, dan pariwisata. 

C. Komunitas, tenaga kerja, dan modal semakin tidak terikat dalam satu wilayah.

D. Meningkatnya kepedulian terhadap bahaya ekologi global dan tindakan
yang diambil untuk mengatasinya.

E. Industri budaya global berkembang pesat.

F. Meningkatnya kekuasaan aktor, institusi, dan kesepakatan transnasional.

Post a Comment

0 Comments