Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

permasalahan sosial akibat pengaruh globalisasi di tingkat lokalitas atau internal

1. Permasalahan Sosial Akibat Pengaruh Globalisasi di Tingkat Lokal

Permasalahan sosial akibat pengaruh globalisasi di tingkat lokal dapat diamati
pada daerah tertentu seperti lingkungan tempat tinggal, desa, dan kota. Coba amati
lingkungan sekitar Anda. Selanjutnya, ceritakan permasalahan sosial akibat
pengaruh globalisasi di lingkungan sekitar Anda! Dari hasil pengambatan tersebut
Anda diharapkan menyadari bahwa permasalahan sosial akibat pengaruh
globalisasi terjadi dalam lingkup lokal di sekitar Anda. Adapun penjelasan
berbagai permasalahan sosial di tingkat lokal akibat pengaruh globalisasi sebagai

A. Permasalahan Lokal di Bidang Ekonomi

Apakah Anda dapat memberikan contoh permasalahan bidang ekonomi
terkait pengaruh globalisasi di tingkat lokal? Coba kemukakan pendapat
Anda secara santun di kelas. Selanjutnya, simak kutipan artikel berikut.
Setelah menyimak artikel di atas, coba kemukakan pendapat Anda terkait
dampak permasalahan tersebut bagi kehidupan nelayan Kabupaten Bolaang
Mongondow! Diskusikan fenomena tersebut bersama rekan Anda di kelas.
Permasalahan di bidang ekonomi berkaitan erat dengan mata
pencaharian penduduk


Obrolan Ekonomi: Beberapa Masalah Ekonomi di Indonesia
Terkait pengaruh globalisasi, perluasan industri
perusahaan multinasional mendorong perubahan pada sektor mata
pencaharian penduduk lokal. Selain permasalahan tersebut, contoh
permasalahan di tingkat lokal dapat diamati pada pembangunan pabrik di
suatu wilayah. Pembangunan pabrik mendorong penduduk beralih mata
pencaharian yaitu sebagai buruh pabrik. Kondisi ini pada umumnya terjadi
dalam kehidupan penduduk desa. Akibat banyak berdiri perusahaan
multinasional, banyak warga enggan menjadi petanı, perajin, dan nelayan.
Sumber daya manusia di wilayah perdesaan juga mengalami krisis karena
terjadi mobilitas penduduk.

Pada umumnya untuk menyikapi permasalahan tersebut, pemerintah
mengupayakan pembangunan hasil alam masyarakat lokal berskala besar.
Meskipun demikian, pembangunan hasil alam tersebut tidak jarang
dipusatkan untuk komoditas ekspor yang ditetapkan oleh harga global
daripada pasar lokal. Akibatnya, masyarakat lokal tidak dapat menjangkau
produk dalam negeri. Misalnya, masyarakat pesisir Sulawesi Selatan terkenal
sebagai penghasil terbesar telur ikan terbang ai lndonesia. Hasil alam tersebnt
lebih banyak diekspor dengan nilai dolar dan dikonsumsi masyarakat



B. Permasalahan Lokal di Bidang Budaya

Budaya lokal, budaya nasional, budaya asing, hubungan antar budaya ...

Globalisasi mendorong perubahan budaya dalam masyarakat. Budaya
dapat diamati melalui unsur-unsur budaya seperti bahasa, kepercayaan, adat
1stiadat, Sistem teknologi, mata pencaharian, dan kesenian yang dimiliki
masyarakat. Perubahan dalam unsur-unsur budaya dapat bersifat positif dann
negatif. Meskipun demikian, penerimaan budaya baru dalam masyarakat
tidak selalu bisa diterima dan diadaptasi oleh masyarakat. Akibatnya, terjadi
permasalahan ketimpangan budaya (cultural lag) dan gegar budaya (cultural
shock) di tingkat lokal.

Sebelum membahas permasalahan lokal di bidang budaya, mari simak
perbedaan budaya tradisional dan budaya populer. Dengan mempelajari
perbedaan berikut, Anda dapat menganalisis pengaruh budaya populer
terhadap budaya tradisional.



C. Permasalahan Lokal di Bidang Politik

Demokratisasi Global dan Separatisme

Permasalahan politik berkaitan dengan birokrasi, keb1jakan
pemerintah, dan proses pembangunan. Pada tingkat lokal, unsu
unsur tersebut berkaitan dengan sistem otonomi daerah (desentralisas1).

Menurut Benyamin Barber (1984), desentralisasi tidak semata
membentuk pemerintahan daerah yang menjalankan kekuasaan dan
menghasilkan kebijakan. Akan tetapi, yang lebih penting adalan
membangkitkan kompetensi warga terhadap urusannya sendirl,
komunitas, dan pemerintahan lokal (Istania; 2009: 42). Dengan kata
lain, pemerintah daerah memiliki keleluasaan untuk mengelola dan
Permasalahan lokal di bidang politik terjadi apabila pemerintah
daerah ataupun pusat gagal menjalankan fungsi pemerintahan.

Sebagai contoh, pengaruh globalisasi terkait permasalahan politik di
tingkat lokal pada umumnya tidak telepas dari kebijakan pem
bangunan melalui kerja sama investor asing dan industri transnasional.
Permasalahan di bidang politik pada umumnya terjadi ketika
pemerintah daerah lebih melindungi properti dan keuntungan
perusahaan asing dibanding hak-hak masyarakat lokal. Kondisi ini
dapat diamati pada kasus pemberian izin usaha/industri dari
pemerintah daerah atas lahan yang menyangkut kehidupan
masyarakat lokal.

Perusahaan sering memberikan janji pembangunan fasilitas dan
menerima pekerja dari masyarakat lokal. Akan tetapi, kesepakatan
tersebut tidak selalu ditepati. Pemerintah daerah kurang memberikan
kontrol, bahkan beberapa di antara oknum pejabat menerima uang
suap dari perusahaan untuk melancarkan proyek pembangunan.
Kondisi ini secara nyata dapat Anda amati melalui hasil riset dalam
bentuk video yang berjudul Taktik Perusahaan

Coba Anda amati gambar kondisi kehidupan masyarakat adat
 coba gunakan imajinasi Anda
mengenai dampak kebijakan pembangunan industri transnasional
bagi kehidupan masyarakat adat



Post a Comment

0 Comments