Dalam ilmu ekonomi, kenaikan harga dan kelangkaan disebabkan oleh penawaran (supply) dan pemintaan (demand) yang tidak seimbang. Teori penawaran dan permintaan, menggambarkan hubungan-hubungan di pasar, antara calon pembeli dan penjual dari suatu barang atau jasa. Ketidakseimbangan yang terjadi menyebabkan kenaikan harga dan kelangkaan.
Lalu apa sih sebenarnya permintaan dan penawaran itu?
Pengertian Penawaran dan Permintaan
A. A. PERMINTAAN (DEMAND)
Permintaan adalah jumlah keseluruhan barang/jasa yang ingin dibeli oleh konsumen pada berbagai tingkat harga. Sesuatu yang lo inginkan, lu mampu beli dan lu rencanain untuk dibeli.
Hukum permintaan menyatakan bahwa :
“Ketika harga (P) ↑ suatu barang meningkat, ceteris paribus (faktor-faktor lain dianggap tetap), jumlah permintaan (Qd) ↓ barang tersebut akan menurun (berbanding terbalik/negatif).”
↓ WHY?
1. Efek substitusi
Misalnya, harga (P) ayam ↑ meningkat masyarakat mencari subsitusi ayam yaitu ikan. Masyarakat pindah dari mengonsumsi ayam menjadi mengonsumsi ikan, sehingga mengakibatkan jumlah permintaan (Qd) ayam ↓ menurun.
P ↑ → Qd ↓
2. Efek pendapatan konsumen
Misalnya, harga (P) ayam ↑ meningkat (berlaku Cateris Paribus) tetapi anggaran belanja sama. Kita harus mengurangi jumlah konsumsi ayam yang mengakibatkan jumlah permintaan menurun (Qd) ↓ karena kita harus membeli keperluan lain.
P↑ (Pendapatan tetap) → Qd ↓
Fungsi Permintaan
Qd = jumlah barang yang diminta
a = konstanta
-b = kemiringan (slope)
P↑ Qd↓ adanya korelasi P dan Q sehingga nilainya minus (-)
P = harga
Menentukan fungsi penawaran :

0 Comments